Langsung ke konten utama

Review Film Korea Extreme Job

Lupa sih pernah liat reviewnya di mana, yang jelas ada yang merekomendasikan kalau film Extreme Job ini oke buat ditonton. Di korea sana film Extreme Job juga termasuk box office, walau aku nggak tau sampai berapa juta penonton. 

Nah, karena penasaran maka kucarilah trailernya di youtube, dan setelah diliat kayaknya oke juga nih, kocak gitu kayaknya. Dari trailer Extreme Job sudah keliatan kalau mereka ini adalah polisi-polisi yang terjebak dalam pekerjaan samarannya 😂😂 yaitu sebagai penjual ayam goreng. Duh ngakak dah sama ketololan mereka.

Jadi diceritakan kalau sebutlah si Pak A yang kariernya mentok jadi ketua regu di kepolisian. Teman-teman seangkatannya, sudah naik jabatan semua, bahkan adik-adik angkatannya sudah mulai dapat promosi, tapi pak A ini belum.

Ya gimana mau naik jabatan orang mau nangkap penjahat kelas teri aja pakai acara konyol, bikin kemacetan panjang banget. Mau memata-matai penjahat malah dikira tukang intip mesum 😂😂😂 duh deekk.... jadi si Pak A ini ketua regu dengan anggota sebanyak 5 orang termasuk dirinya, tapi nggak ada yang beres dah di regunya. 

Singkat cerita buat menangkap penjahat mereka nyamar jadi penjual ayam goreng. Nggak disangka restoran ayam gorengnya laris manis sampai mereka malah nggak ada waktu buat memata-matai penjahat. Ya Allah, piye to mereka ini? 

Tapi jangan khawatir, filmnya happy ending kok. Aku download filmnya di mana ya waktu itu, lupa, tapi di bagian-bagian akhir nggak ada subtitle nya. Bikin agak bete. Talu di viu dan iflix film Extrem Job belum ada, makanya download yang gratisan saja 😂😂😂 Demikian review Film Korea Extreme Job, semoga bisa bikin kamu pengen nonton juga. 

Oiya seperti yang kusebutkan di sini aku paling susah nginget-inget nama korea makanya kusebut si Pak A, karena nonton filmnya sudah sekitar 2 minggu yang lalu jadi lupa deh sama nama tokohnya 😂😂

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Drama Korea Romance is a Bonus Book

Dari dulu aku suka banget sama film atau drama dengan setting atau tema kantor, terlebih lagi kalau itu kantor penerbitan. Cerita Drama Korea Romance is a Bonus Book ini sebenernya ringan, tidak terlalu menguras emosi, tapi sangat bisa dinikmati dan bikin penasaran tentu saja. Walau ini sebenernya sangat subyektif ya, tapi menurutku drama korea Romance is a Bonus Book ini  pengemasan ceritanya pas, nggak terlalu lebay. Walau di awal awal terlihat drama romantisnya tapi ceritanya nggak melulu tentang dua orang yang sedang jatuh cinta. Tapi banyak mengangkat cerita-cerita di dunia penerbitan yang kalau kamu pernah kerja di sana kamu bisa relate banget. Juga menceritakan masalah-masalah setiap orang yang bekerja di penerbitan itu, walau cuma sedikit. Aku juga suka cara penulis skenario yang mengajarkan penonton bahwa semua orang itu memiliki cerita masing-masing dan kelemahan masing-masing bahkan pada orang yang keliatan sangat mandiri, kuat dan terlihat seperti penyihir sekal...

Review Film Korea Hot Young Blood (2012)

Ini film korea yang kutonton bukan saat karantina tapi sebelum itu. Pengen nonton ini sudah lama banget, tapi nggak nemu-nemu filmnya. Di viu dan aplikasi sejenis nggak ada, di web-web yang nyediain download gratis juga nggak ada, di Youtube apalagi. Akhirnya bisa nemu setelah kenalan sama drakor.id+ app, aku suka syekali aplikasi ini. Ini film remaja yang diperanin sama Lee Jung Suk dan Park Bo Young yang berseting di tahun 70an (atau 80an, lupa), karena lupa sama nama karakter di film kita pakai nama asli pemainnya saja ya. Jadi ceritanya si Lee Jung Suk ini palyboy kelas kakap. Serius kalau bukan tokoh utama atau kalau dia di kehidupan nyata, dia ini brengsek banget. Jenis lelaki yang 99% kita jauhi 1%nya karna dia ganteng aja. Dia ini suka banget menargetkan cewek-cewek buat diajak bobok bareng, kalau sudah dapet nanti diputusin. Dan dia punya daftar cewek-ceweknya, kalau sudah berhasil ditandai deh sama dia. Serius nih nulis sambil emosi sama cowok begini. Meskipun sudah terkenal ...

Review film korea Innocent witness (2019)

Aku suka sekali sama film ini. Ternyata aku suka film dengan tema pengadilan. Sebelumnya aku nonton Juror 8 dan menurutku ini juga bagus banget. Waktu baca sinopsis Innocent Witness, kupikir ini tentang pengacara yang bekerjasama dengan seorang saksi mata pembunuhan, yang saksinya ini seorang remaja yang autis. Kupikir begitu. Bagaimana cara si pengacara bekerjasama dengan anak autis ini, membela atau membuktikan pembunuhan bersama. Tetapi ternyata dua orang ini di kubu yang berbeda. Si pengacara berusaha membuktikan kalau tersangka yang dibelanya tidak bersalah. Dan si anak autis ini berusaha meyakinkan para hakim kalau dia beneran melihat pembunuhan itu, of course diragukan dong. Waktu awal-awal aku mikir, ini beneran dibunuh nggak sih, atau beneran cuma bunuh diri? Si anak autis ini halu nggak sih? Gitu. Lebih penasaran sama kasus ini dibandingkan waktu nonton film The Accidental Detective, padahal film the accidental detective tentang detective yang memecahkan masalah. ...