Langsung ke konten utama

Review Film Korea Beautiful Vampire (2018)

Ini sebenernya film atau web drama sih? Panjang film hanya 1 jam 13 menit dan kualitas filmnya biasa aja. Serius mirip web drama, kalau ini beneran film prediksiku di korea sendiri kurang laku. Ups 🤭🤭. Dari alurnya lambat, bukan jenis film yang setiap detik dan percakapannya penuh makna, bukan. 

Walau terakhir nonton romance itu Drunk in Good Taste (jadi sudah ada semingguan kalau nggak salah), tapi nonton film satu ini kok tetep agak mengecewakan 😂😂. Tapi kalau ini memang cuma web drama ya maklum aja sih. Kenapa bisa gitu? Sebab kalau film bioskop ekspektasiku sangat tinggi, tapi kalau untuk web drama justru ekspektasiku rendah, jadi cuma kayak ftv nya korea, nggak bagus ya maklum aja. Gitu 🤭🤭. Jadi nggak jelas gini ya? Pokoknya gitu. Nilai untuk film satu ini 6,5 aja deh

Ceritanya tentang vampir yang sudah hidup 500an tahun, tiba-tiba harga sewa tempat dia tinggal dinaikkan 3x lipat, dia jadi kelimpungan cari uang, karena dia vampir miskin. Selain itu dia ketemu lelaki yang dicintainya (??) Setelah ratusan tahun, tapi dia menahan diri karena takut tanpa sengaja membunuhnya.

Tapi kalau kamu merasa penasaran tonton aja, tapi nggak kurekomendasikan 🤭🤭

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Drama Korea Romance is a Bonus Book

Dari dulu aku suka banget sama film atau drama dengan setting atau tema kantor, terlebih lagi kalau itu kantor penerbitan. Cerita Drama Korea Romance is a Bonus Book ini sebenernya ringan, tidak terlalu menguras emosi, tapi sangat bisa dinikmati dan bikin penasaran tentu saja. Walau ini sebenernya sangat subyektif ya, tapi menurutku drama korea Romance is a Bonus Book ini  pengemasan ceritanya pas, nggak terlalu lebay. Walau di awal awal terlihat drama romantisnya tapi ceritanya nggak melulu tentang dua orang yang sedang jatuh cinta. Tapi banyak mengangkat cerita-cerita di dunia penerbitan yang kalau kamu pernah kerja di sana kamu bisa relate banget. Juga menceritakan masalah-masalah setiap orang yang bekerja di penerbitan itu, walau cuma sedikit. Aku juga suka cara penulis skenario yang mengajarkan penonton bahwa semua orang itu memiliki cerita masing-masing dan kelemahan masing-masing bahkan pada orang yang keliatan sangat mandiri, kuat dan terlihat seperti penyihir sekal...

Review Film Korea Hot Young Blood (2012)

Ini film korea yang kutonton bukan saat karantina tapi sebelum itu. Pengen nonton ini sudah lama banget, tapi nggak nemu-nemu filmnya. Di viu dan aplikasi sejenis nggak ada, di web-web yang nyediain download gratis juga nggak ada, di Youtube apalagi. Akhirnya bisa nemu setelah kenalan sama drakor.id+ app, aku suka syekali aplikasi ini. Ini film remaja yang diperanin sama Lee Jung Suk dan Park Bo Young yang berseting di tahun 70an (atau 80an, lupa), karena lupa sama nama karakter di film kita pakai nama asli pemainnya saja ya. Jadi ceritanya si Lee Jung Suk ini palyboy kelas kakap. Serius kalau bukan tokoh utama atau kalau dia di kehidupan nyata, dia ini brengsek banget. Jenis lelaki yang 99% kita jauhi 1%nya karna dia ganteng aja. Dia ini suka banget menargetkan cewek-cewek buat diajak bobok bareng, kalau sudah dapet nanti diputusin. Dan dia punya daftar cewek-ceweknya, kalau sudah berhasil ditandai deh sama dia. Serius nih nulis sambil emosi sama cowok begini. Meskipun sudah terkenal ...

Review film korea Innocent witness (2019)

Aku suka sekali sama film ini. Ternyata aku suka film dengan tema pengadilan. Sebelumnya aku nonton Juror 8 dan menurutku ini juga bagus banget. Waktu baca sinopsis Innocent Witness, kupikir ini tentang pengacara yang bekerjasama dengan seorang saksi mata pembunuhan, yang saksinya ini seorang remaja yang autis. Kupikir begitu. Bagaimana cara si pengacara bekerjasama dengan anak autis ini, membela atau membuktikan pembunuhan bersama. Tetapi ternyata dua orang ini di kubu yang berbeda. Si pengacara berusaha membuktikan kalau tersangka yang dibelanya tidak bersalah. Dan si anak autis ini berusaha meyakinkan para hakim kalau dia beneran melihat pembunuhan itu, of course diragukan dong. Waktu awal-awal aku mikir, ini beneran dibunuh nggak sih, atau beneran cuma bunuh diri? Si anak autis ini halu nggak sih? Gitu. Lebih penasaran sama kasus ini dibandingkan waktu nonton film The Accidental Detective, padahal film the accidental detective tentang detective yang memecahkan masalah. ...