Langsung ke konten utama

Review Film Korea Crazy Romance (2019)

Nonton film ini pas pendemi corona. Sejak corona datang aku jadi tidak merasa bersalah rebahan sambil nonton banyak film atau drama 😂😂 maafkan manteman.
Jadinya banyak banget film dan drama yang kutonton.

Jujur saja aku punya ekspektasi yang tinggi sama film ini karena para pemainnya yang papan atas dan kawakan banget. Walau aku nggak hafal sama nama-mana artis aktornya tapi aku tau mereka termasuk yang papan atas di korea. Jadi aku berharap film korea Crazy Romance ini termasuk yang keren banget. Tapi sayangnya nggak begitu.

Entah karena subtitle indonesianya yang kacau atau memang film ini yang kurang menarik, tapi bagiku film ini biasa aja. Kalau diminta menilai aku akan kasih nilai angka 6 dari 10 untuk film satu ini.

Cerita filmnya itu tentang seorang laki-laki yang bekerja di industri kreatif pembuatan iklan tv, yang baru saja ditinggal lari oleh kekasihnya di hari pernikahannya. Akibatnya dia sering mabuk-mabukan. Suatu ketika ada karyawan perempuan baru di kantornya. Singkat cerita mereka saling jatuh cinta. Tapi ternyata si wanita ini juga punya cerita masa lalu yang juga tidak enak didengar.

Pada akhirnya happy ending kok, cuma entah kenapa ceritanya tuh kurang greget aja. Kalau kamu punya opini sendiri atau setuju sama pendapatku boleh lho kasih comment di bawah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Drama Korea Romance is a Bonus Book

Dari dulu aku suka banget sama film atau drama dengan setting atau tema kantor, terlebih lagi kalau itu kantor penerbitan. Cerita Drama Korea Romance is a Bonus Book ini sebenernya ringan, tidak terlalu menguras emosi, tapi sangat bisa dinikmati dan bikin penasaran tentu saja. Walau ini sebenernya sangat subyektif ya, tapi menurutku drama korea Romance is a Bonus Book ini  pengemasan ceritanya pas, nggak terlalu lebay. Walau di awal awal terlihat drama romantisnya tapi ceritanya nggak melulu tentang dua orang yang sedang jatuh cinta. Tapi banyak mengangkat cerita-cerita di dunia penerbitan yang kalau kamu pernah kerja di sana kamu bisa relate banget. Juga menceritakan masalah-masalah setiap orang yang bekerja di penerbitan itu, walau cuma sedikit. Aku juga suka cara penulis skenario yang mengajarkan penonton bahwa semua orang itu memiliki cerita masing-masing dan kelemahan masing-masing bahkan pada orang yang keliatan sangat mandiri, kuat dan terlihat seperti penyihir sekal...

Review Film Korea Hot Young Blood (2012)

Ini film korea yang kutonton bukan saat karantina tapi sebelum itu. Pengen nonton ini sudah lama banget, tapi nggak nemu-nemu filmnya. Di viu dan aplikasi sejenis nggak ada, di web-web yang nyediain download gratis juga nggak ada, di Youtube apalagi. Akhirnya bisa nemu setelah kenalan sama drakor.id+ app, aku suka syekali aplikasi ini. Ini film remaja yang diperanin sama Lee Jung Suk dan Park Bo Young yang berseting di tahun 70an (atau 80an, lupa), karena lupa sama nama karakter di film kita pakai nama asli pemainnya saja ya. Jadi ceritanya si Lee Jung Suk ini palyboy kelas kakap. Serius kalau bukan tokoh utama atau kalau dia di kehidupan nyata, dia ini brengsek banget. Jenis lelaki yang 99% kita jauhi 1%nya karna dia ganteng aja. Dia ini suka banget menargetkan cewek-cewek buat diajak bobok bareng, kalau sudah dapet nanti diputusin. Dan dia punya daftar cewek-ceweknya, kalau sudah berhasil ditandai deh sama dia. Serius nih nulis sambil emosi sama cowok begini. Meskipun sudah terkenal ...

Review Film Korea Accidental Detective (2015)

Bercerita tentang seorang pria yang sudah menikah, memiliki bayi dan toko buku tapiiii memiliki sindrom detective wanna be. Sebenernya dia pernah mendaftar jadi polisi tapi gagal di tes kesehatan. Akibatnya tiap hari dia nongkrong di kantor polisi hanya untuk ngerecoki temannya kerja, sok-sokan memecahkan kasus kejahatan 😂😂. Sampai suatu ketika istri seniornya terbunuh dan teman polisinya yang jadi tersangka. Bersama seorang polisi senior yang merupakan partner temannya, dia berusaha mencari pelaku yang sebenarnya. Masalahnya setelah itu ada pembunuhan terhadap perempuan lagi. Seperti pembunuhan berantai. Sebenernya temanya bagus ya dan kalau suka film tema detective gitu pasti suka. Kalau aku sih nonton film jenis detektif begini males nebak nebak karena pasti salah aku tuuu. Jadi kalau aku ikutin aja alurnya dengan anteng. Oiya yang jadi polisi senior di sini tuh yang jadi ayah di setiap drama replay. Dan di film ini dia kembali dipasangkan dengan si ibu di drama replay. Jodo...